Pages

Tampilkan postingan dengan label My Opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label My Opini. Tampilkan semua postingan

Minggu, 06 Oktober 2013

Pengalaman Pertama Kali Dalam Mengembangkan Sistem Informasi

Pada tulisan kali ini saya ingin berbagi sedikit cerita tentang pengalaman pertama kali melakukan kegiatan dalam mengembangkan sistem informasi. Sebelumnya saya ingin menjelaskan sedikit tentang pengertian sistem informasi. Sistem Informasi dapat diartikan sebagai "Suatu sistem terintegrasi yang mampu menyediakan informasi yang bermanfaat bagi penggunanya" atau dalam artian lain "Sekelompok orang, prosedur, input, output dan pengolahannya secara bersama-sama menghasilkan informasi yang akurat, tepat waktu dan relevan bagi penggunanya.
Nah, berbicara mengenai kapan pertama kali saya melakukan kegiatan dalam mengembangkan sistem informasi. Bisa saya katakan itu terjadi ketika saya mulai memasuki perguruan tinggi, apalagi jurusan yang saya ambil memang berhubungan dengan hal tersebut. Pada awalnya, saya mulai belajar mengenai bahasa pemrograman dimana bahasa pemrograman yang pertama saya kenal ialah QBasic. Disini saya mulai belajar dari hal-hal yang sederhana seperti program untuk mengukur luas suatu bidang atau membuat sebuah bentuk database sederhana.
Awalnya untuk mempelajarinya saya merasa cukup kesulitan, terutama dalam memahami logika dari sebuah program. Pemahaman akan logika dari suatu program sangat penting untuk kita pelajari, apalagi jika kita akan membuat suatu program yang sangat kompleks. Tanpa pemahaman akan logika pemrograman, bisa jadi malah program yang ingin kita buat malah tidak sesuai dengan keinginan. Seperti ketika saya saat diberi tugas oleh dosen untuk membuat sebuah program menggunakan QBasic, dimana diprogram itu harus dapat menginput data pegawai sebauh perusahaan. Dan sebagai outputnya, tampilan data mahasiswa tersebut harus berbentuk tabel yang berisi hasil dari input yang telah dimasukkan.
Disanalah saya mulai lebih mempelajari logika pemrograman, seperti bagaimana menggunakan kondisi pada sebuah program atau cara menggunakan perulangan yang benar. Butuh waktu yang cukup banyak untuk benar-benar dapat lebih memahami hal tersebut, namun jika sudah bisa dipahami maka akan terasa lebih mudah dalam mengerjakan program tersebut. Akhirnya setelah beberapa waktu tugas itupun terselesaikan dengan baik.
Hingga saat ini saya masih terus untuk mempelajari bagaimana cara menjadi programmer yang baik. Apalagi semakin lama bahasa pemrograman yang saya pelajaripun semakin bergam dan semakin sulit. Hal itulah yang mengharuskan saya untuk terus belajar agar tidak tertingal dengan teman-teman saya. Semoga tulisan ini dapat bermanfaat untuk semuanya.    


Jumat, 12 Oktober 2012

Konsep Dasar New Media dan Contoh Aplikasi New Media

A.  Definisi New Media
Akhir-akhir ini kita sering mendengar kata-kata tentang new media. Secara tidak langsung pastinya kita bertanya-tanya apa itu new media dan seperti apa contohnya. Kadang ada yang kurang tepat mengartikan new media. Setelah saya membaca beberapa referensi, saya mendapat pengertian bahwa :

“New media is a term meant to encompass the emergence of digital, computerized, or networked information and communication technologies in the later part of the 20th century. Most technologies described as “new media” are digital, often having characteristics of being manipulated, networkable, dense, compressible, interactive and impartial. Some examples may be the Internet, websites, computer multimedia, computer games, CD-ROMS, and DVDs. New media is not television programs, feature films, magazines, books, or paper-based publications.

 artinya : Media baru adalah istilah yang dimaksudkan untuk mencakup kemunculan digital, komputer, atau jaringan teknologi informasi dan komunikasi di akhir abad ke-20. Sebagian besar teknologi yang digambarkan sebagai “media baru” adalah digital, seringkali memiliki karakteristik dapat dimanipulasi, bersifat jaringan, padat, mampat, interaktif dan tidak memihak. Beberapa contoh seperti Internet, website, komputer multimedia, permainan komputer, CD-ROMS, dan DVD. Media baru bukanlah televisi, film, majalah, buku, atau publikasi berbasis kertas. (Sumber : http://en.wikipedia.org/wiki/New_media)

Jadi, Media baru secara sederhana adalah media yang terbentuk dari interaksi antara manusia dengan komputer dan internet secara khususnya. Termasuk di dalamnya adalah web, blog, online social network, online forum, dsb yang menggunakan komputer sebagai media-nya. Jadi, sangatlah tidak tepat untuk memasukkan televisi, radio apalagi media cetak sebagai bagian dari media baru. 

B. Pandangan New Media
Bisa dibilang dengan adanya new media semakin memudahkan kita untuk saling bertukar informasi. Kita juga bisa menambah wawasan kita tentang banyak hal. Semakin mudahnya kita mencari informasi yang kita butuhkan. Namun, menurut saya bukan berarti new media selalu bersifat positif. Adapula dalam beberapa hal yang bersifat negatif. Karena itu, di butuhkan kedewasaan serta kebijakan dari orang yang menggunakannya.

C. Manfaat New Media
Bisa dibilang sangat banyak sekali manfaat dari adanya new media.  Contohnya saja kita dapat memanfaatkan new media sebagai sarana bisnis seperti berjual-beli online, Sebagai media hiburan contohnya game online, jejaring sosial. Dan juga bisa sebagai sarana edukasi dengan adanya buku-buku digital yang mudah dan praktis. Juga sebagai sarana informasi yang tiada batas dan selalu up-to-date.

D. Komponen-komponen New Media
Komponen dalam new media terdiri dari tiga buah, yaitu:
# Produsen -> Yaitu sebagai pembuat new media itu sendiri. Produsen disini membuat New Media berdasarkan kebutuhan yang sedang berkembang dalam masyarakat saat ini.
# Distributor -> Yaitu sebagai penyalur New Media dari pihak produsen ke pihak konsumen.
# Konsumen -> Yaitu sebagai pemakai New Media yang telah jadi dan siap untuk berguna bagi masyarakat. Konsumen inilah yang akan menilai apakah New Media tersebut akan cocok dengan kebutuhan saat ini atau tidak. 

E. Aplikasi-aplikasi pada New Media
Kalau saya sebutkan satu per satu tentunya tidak akan cukup. Jadi saya hanya akan menjelaskan beberapa aplikasi new media yang memang sangat familiar.

Facebook
Saya yakin bahwa diantara kalian semua tidak ada yang tidak tahu tentang salah satu jejaring sosial yang satu ini. Bahkan kalian juga pasti memiliki akun facebook. Bisa jadi malah lebih dari satu. Mulai dari anak anak sampai orang dewasa berlomba lomba memperluas jaringan sosial mereka dengan menggunakan salah satu jenis new media ini. Facebook adalah sebuah social networking yang baru saja dirintis pada tahun 2006 oleh seorang mahasiswa Harvard yang bernama Mark Zuckerberg. Dengan adanya facebook kita jadi bisa saling berbagi informasi antar teman,sahabat,dan sanak saudara yang mungkin terpisah jauh dari kita. Kita juga bisa memiliki teman baru dengan saling berteman di facebook. 

Youtube
YouTube adalah sebuah situs web video sharing (berbagi video) populer yang didirikan pada Februari 2005 oleh tiga orang bekas karyawan Paypal : Chad Hurley, Steven Chen dan Jawed Karim. Para pengguna dapat memuat, menonton, dan berbagi klip video secara gratis. Youtube bisa menjadi sarana kita mengekspresikan diri kita. Misalnya saja akhir-akhir ini banyak sekali para pengguna youtube yang menggunakan youtube untuk memperlihatkan bakat mereka seperti bernyanyi,akting, dan lain-lain. Dan youtube juga dapat sebagai alat promosi gratis bagi siapa saja yang ingin mempromosikan karya-karya mereka. Baik berupa lagu,puisi, dan lain-lain.

F. Kelebihan dan Kekurangan New Media
Kalau anda membaca artikel ini dengan seksama, pastinya anda sudah bisa melihat banyaknya kelebihan dari adanya new media. Mulai dari banyaknya informasi yang bisa kita dapatkan di dalamnya, sarana pendidikan, jual-beli, serta tempat mengekspresikan diri. Namun, sebenarnya adapula kekurangan dari New Media contohnya Terbukanya informasi menimbulkan kemungkinan pencurian data-data yang bersifat pribadi. Hal ini biasa dilakukan hacker dengan tujuan-tujuan tertentu.Virus. Terbukanya arus informasi dan komunikasi juga dapat membawa virus yang berkedok aplikasi dengan mudah menyebar. Rasa ketagihan berlebihan, contohnya pada saat bermain game online atau jejaring social. Serta adapula pemanfaatan new media yang kurang tepat, seperti pemakaian new media sebagai sarana pornografi. Maka itu dibutuhkan ketepatan dalam haal pemakaian new media. Dan pendidikan sebelumnya kepada para anak-anak yang baru akan menggunakan new media. Agar nantinya tidak ada salah penggunaan dari new media tersebut.

Referensi-referensi :
http://new-media.kompasiana.com/2010/02/05/memahami-istilah-media-baru-new-media/
http://bayyuaji.wordpress.com/2012/01/05/definisi-new-media-beserta-manfaat-dan-aplikasinya/




Minggu, 15 April 2012

Manusia Dan Harapan

"Harapan seperti api lilin kehidupan ditengah gelapnya malam. Ia menjadi imaji, pemantik terang, dan penenang sukma. Dengan harapan, semua manusia menambah keberaniannya. Dan dengan harapan pula, manusia percaya pada cita-cita. Harapan mengubah ketidakpastian menjadi peluang. Harapan juga yang menggeser paradigma sebuah ketidakmungkinan." (Ryan Alfian Noor)
Sebagai manusia kita semua pastinya memiliki harapan yang ingin kita capai. Harapan adalah sesuatu hal yang kita inginkan untuk kita raih dalam hidup ini. Begitupun saya, dalam benak ini tersimpan banyak sekali harapan dan mimpi yang saya yakin akan mampu saya wujudkan. Yah, banyak orang yang takut untuk mencoba mengejar mimpinya. Begitupun mulanya saya, saya bukanlah orang yang bisa dikatakan berani dalam mencoba meraih mimpi saya. Masih ada keragu-raguan dalam hati ini untuk mencoba menggapainya. Dalam benak ini masih merasa kalau mimpi yang saya inginkan terlalu tinggi dan sulit untuk digapai.
Tetapi, sekarang sedikit demi sedikit motivasi dalam diri saya terus terangkat, bermula dari sebuah training motivasi yang membuat saya yakin akan mampu untuk menggapai cita-cita.Itu terjadi ketika saya mengikuti sebuah seminar yang diadakan oleh organisasi kerokhanian kampus. Ketika itu kami melakukan seminar di daerah puncak, Bogor. Disanalah awal mula saya mendapat suntikan motivasi, selain itu juga disanalah saya bertemu dengan orang-orang hebat yang juga tengah bersama-sama mencoba menggapai mimpinya. Kegiatan kami disana sangat menyenangkan dan berkesan hingga pada saat malam hari setelah kami selesai menunaikan ibadah Sholat Isya. Saya bertemu dengan seorang motivator yang sangat luar biasa yang pernah saya temui. Dia masih muda, tapi beliau sangat hebat dalam memberikan motivasi dan membakar semangat. Beliau bernama Mokhamad Kusnan atau sering dipanggil kak Kusnan. Beliaulah yang telah membantu saya menemukan kembali semangat saya. Pada pidatonya yang sangat hebat beliau menceritakan akan sebuah kisah perjalanan seorang pengejar mimpi yang berhasil menggapai mimpi-mimpinya. Kisah itu dimulai pada Juni 2004, ketika seorang anak pesisir yang biasa-biasa saja menemukan titik balik dalam hidupnya ketika ia mendapat sebuah pesan bijak dari seorang pembicara pada sebuah acara Tarbiyah yang akhirnya mengubah hidupnya. Pesannya berisi :
“Tuliskanlah mimpi-mimpi Anda secara nyata! Jangan hanya diingat Anda pasti akan lupa. Tuliskan 100 target Anda di atas kertas. Hingga suatu hari nanti yang Anda lihat dari 100 target itu hanyalah coretan. Coretan karena Anda telah mencapainya”
Maka nasehat dari pembicara tersebut dilakukan oleh pemuda pesisir itu. Dituliskanlah olehnya 100 harapan yang ia dambakan dalam 2 lembar kertas dan ditempelkan di dinding kamarnya. Banyak orang-orang yang menertawakan apa yang dilakukannya. Namun, ia tetap teguh dan terus menyimpan kertas yang berisi 100 mimpinya tersebut. Hingga setelah beberapa iapun tersadar bahwa satu persatu mimpi yang ia tuliskan dulu satu persatu kini terwujud menjadi sebuah rangkaian jejak-jejak luar biasa dalam hidupnya. “Seberapapun indah rencana kita, jauh lebih indah rencana Allah untuk kita.”
Setelah kejadian itu, banyak orang yang mengira bahwa ia adalah seorang mahasiswa jenius dan kaya, yang keinginannya selalu terpenuhi. Namun dengan tegas dia menjawab bahwa dia bukanlah seperti yang banyak orang bayangkan. IPK nya pernah 2.7. Ujian seringkali mendapat C, bahkan pernah mengulang. Kaya juga tidak karena dia pernah kerja sampingan sebagai pengajar dan tukang sapu. Tapi yang membedakan ialah beliau seorang yang berani bermimpi besar dan berani untuk mengejar mimpinya. Beliau bernama Danang.A.Prabowo
“Beranilah bermimpi besar. Karena mimpi itu adalah harapan, maka bangkitlah selalu. Karena harapan itu selalu ada.”.
Semenjak hari itu, saya jadi lebih yakin untuk meraih semua mimpi yang saya inginkan. Bahkan, saya siap untuk bermimpi lebih tinggi dan lebih besar lagi. Dan terima kasih kepada para motivator khususnya kak Kusnan dan kawan-kawan atas semua wejangan yang telah saya terima dari para motivator hebat seperti kalian. Semoga saya dan anda semua dapat meraih semua mimpi yang kita harapkan dalam hidup ini.

Senin, 26 Maret 2012

Manusia Dan Kebudayaan

Secara luas, manusia dapat diartikan dalam pengertian yang beranekaragam. Banyak para ahli mengartikan pengertian manusia secara berbeda-beda. seperti I Wayan Watra : manusia adalah mahluk yang dinamis dengan trias dinamikanya, yaitu cipta, rasa dan karsa, juga Sokrates : ia mengartikan manusia secara fisik yaitu manusia adalah mahluk hidup berkaki dua yang tidak berbulu dengan kuku datar dan lebar.

B. Hakekat Manusia
Hakekat manusia adalah sebagai berikut :
a) Makhluk yang memiliki tenaga dalam yang dapat menggerakkan hidupnya untuk memenuhi kebutuhannya.
b) Individu yang memiliki sifat rasional yang bertanggung jawab atas tingkah laku intelektual dan sosial.
c) Ialah yang mampu mengarahkan dirinya ke tujuan yang positif mampu mengatur dan mengontrol dirinya dan mampu menentukan nasibnya.
d) Makhluk yang dalam proses menjadi berkembang dan terus berkembang tidak pernah selesai (tuntas) selama hidupnya.
e) Individu yang dalam hidupnya selalu melibatkan dirinya dalam usaha untuk mewujudkan dirinya sendiri, membantu orang lain dan membuat dunia lebih baik untuk ditempati
f) Suatu keberadaan yang berpotensi yang perwujudanya merupakan ketakterdugaan dengan potensi yang tak terbatas
g) Makhluk Tuhan yang berarti ia adalah makhluk yang mengandung kemungkinan baik dan jahat.
h) Individu yang sangat dipengaruhi oleh lingkungan turutama lingkungan sosial, bahkan ia tidak bisa berkembang sesuai dengan martabat kemanusaannya tanpa hidup di dalam lingkungan sosial.
C. Kepribadian Bangsa Timur
Dalam penglihatan secara mendalam. Jelas sekali terlihat bahwa bangsa timur memiliki kepribadian yang cukup berbeda dengan bangsa barat. Seperti pada sikap bangsa timur yang sangat terbuka dan toleran terhadap bangsa lain, tetapi selama masih sesuai dengan norma, etika serta adat istiadat yang ada pada bangsa timur.Tidak sedikit perbedaan antara bangsa barat dan bangsa timur. Dilihat dari cara berpakaian, berkata, tingkah laku, cara makan dan sebagainya.dalam hal berpakaian dapat dikatakan bangsa timur lebih tertutup dibanding bangsa barat. Begitu juga dalam hal tingkah laku, bangsa timur lebih halus dibanding bangsa barat. Serta masih banyak lagi hal-hal tentang kepribadian bangsa timur.
D. Kebudayaan
Budaya atau kebudayaan berasal dari Bahasa Sensakerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia. Dalam bahasa inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani.Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai “kultur” dalam bahasa Indonesia.
Adapun pengertian kebudayaan setelah menyatukan pengertian-pengertiannya yang berbeda-beda ialah sistem pengetahuan yang meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia, sehingga dalam kehidupan sehari-hari, kebudayaan itu bersifat abstrak. Sedangkan perwujudan kebudayaan adalah benda-benda yang diciptakan oleh manusia sebagai makhluk yang berbudaya, berupa perilaku dan benda-benda yang bersifat nyata, misalnya pola-pola perilaku, bahasa, peralatan hidup, organisasi sosial, religi, seni, dan lain-lain, yang kesemuanya ditujukan untuk membantu manusia dalam melangsungkan kehidupan bermasyarakat.
E. Unsur – Unsur Kebudayaan
Salah satu tokoh yang membahas kebudayaan adalah Koenjtaraningrat. Dalam bukunya yaitu pengantar Ilmu Antropologi, ia mengambil sari dari berbagai kerangka yang disusun para sarjana Antropologi, yang mengemukakan bahwa setidaknya ada tujuh unsur kebudayaan yang dapat ditemukan pada semua bangsa di dunia yang kemudian disebut unsur-unsur kebudayaan universal, yaitu :
  1. Bahasa
  2. Sistem Pengetahuan
  3. Organisasi Sosial
  4. Sistem Peralatan Hidup dan Teknologi
  5. Sistem Mata Pencaharian
  6. Sistem Religi
  7. Kesenian
F. Wujud – Wujud Kebudayaan
Menurut J.J. Hoenigman, wujud kebudayaan dibedakan menjadi tiga yaitu :
  • Gagasan (Wujud ideal)
    Wujud ideal kebudayaan adalah kebudayaan yang berbentuk kumpulan ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma , peraturan, dan sebagainya yang sifatnya abstrak.
  • Aktivitas (tindakan)
    Aktivitas adalah wujud kebudayaan sebagai suatu tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat itu. Wujud ini sering pula disebut dengan sistem social.
  • Artefak(karya)
    Artefak adalah wujud kebudayaan fisik yang berupa hasil dari aktivitas, perbuatan, dan karya semua manusia dalam masyarakat berupa benda-benda atau hal-hal yang dapat diraba, dilihat, dan didokumentasikan.
G. Orientasi Nilai Budaya
Pengertian Orientasi nilai adalah bersifat komplek tetapi terpola pada prinsip yang mengutamakan tatanan dan langsung pada tindakan dan pikiran manusia yang berhubungan dengan solusi dalam memecahkan masalah.
Jenis – jenis orientasi, yaitu :
  • Orientasi human nature
    Human nature adalah menunjuk pada karakter pembawaan sifat manusia. Karakter setiap manusia itu pada dasarnya berbeda-beda. Ada yang baik dan yang jahat. Tidak hanya itu, human nature juga melihat apakah manusia itu bisa berubah atau tidak dapat berubah..Ada enam solusi potensial pada masalah ini yaitu;
    1. manusia yang jahat tetapi dapat merubah
    2. manusia itu jahat tapi tidak dapat dirubah
    3. manusia adalah netral yang respek pada baik dan jahat
    4. manusia adalah campuran baik dan jahat.
    5. manusia itu baik tapi dapat berubah
    6. manuysia itu baik dan tidak dapat berubah
  • Orientasi nature/alam -person
    Ada tiga tipe utama yaitu:
  1. Menguasai alam: orientasi ini,melihat bahwa semua kekuatan alam dapat mengatasi masalah
  2. Harmoni dengan alam :bahwa disini tidak ada perbedaan antara kehidupan manusia , sifat dan supernatural.
  3. Penaklukan terhadap alam yang unggul di negara seperti Spanish Amerika, yaitu kita percaya bahwa tidak ada sesuatu yang dapat dikerjakan untuk mengontrol alam jika ada ancaman, tidak sesuatupun yang dapat terlepas dari bahaya.
  • Orientasi waktu
    Merupakan orientasi pada tiga masa yaitu :
  1. Waktu masa lalu adalah unggul dalam budaya dalam penempatan nilai yang tinggi pada tradisi di masa lalu
  2. Orientasi masa sekarang yaitu dimana orang-orang memberi perhatian yang relatif kecil pada apa yang dikerjakan pada masa lalu dan pada apa yang akan terjadi masa depan.
  3. Orientasi masa depan dimana memiliki nilai tinggi.
  • Orientasi aktivitas
    Aktivitas manusia dapat dilihat dalam tiga cara yaitu:
  1. Doing, orientasi ini melibatkan pada tipe aktivitas yang hasilnya tampak pada eksternal individu yang diukur dengan sesuatu
  2. Being adalah merupakan lawan yang exterm dari orientasi doing
  3. Becoming merupakan integrasi keseluruhan pada perkembangan diri.
  • Orientasi relational
    Menurut para ahli yaitu Kluckhon dan Strodbeck terdapat tiga cara untuk mengartikan hubungan seseorang dengan orang lain yaitu:
  1. Individualism
    orientasi ini ditandai dengan otonomi individu dengan kata lain individu adalah unik dan sebagai entitas tersendiri. Jadi dapat disimpulkan bahwa orientasi ini hanya mementingan diri sendiri. .Contoh negara yang seperti ini adalah Amerika Serikat
  2. Orientasi langsung atau lineality
    orientasi ini memfokuskan pada kelompok dengan tujuan kelompok adalah lebih utama. Individu-individu adalah penting hanya untuk anggota kelompok tersebut.Contohnya beberapanegara aristokrasi di Eropa.
  3. Collaterality
    orientasi ini memfokuskan pada kelompok tetapi bukan perluasan kelompok melalui waktu. Namu lebih fokus pada perluasan kelompok secara lateral/ ke samping (anggota kelompok dari individu yang paling dekat dalam waktu dan tempat). Tujuan dari kelompok leih penting dari kepentingan individu.. Contoh identifikasi orang jepang dengan perusahaannya di mana dia bekerja atau universitas di mana dia belajar.
Penerapan Orientasi :Nilai orientasi ini digunakan untuk memahami komunikasi dengan budaya asing. Dengan mempertimbangkan dua budaya yang tampaknya mirip misalnya inggris dan Amerika Serikat.Sementara ada juga yang mirip di permukaannya saja ternyata berbeda orientasinya. Hal ini dapat menyebabkan terjadinya ketidakpahaman antara orang-orang dalam budaya yang berbeda.
H. Perubahan Kebudayaan
Bisa dibilang saat ini kebudayyan Indonesia sedikit demi sedikit terus terkikis oleh budaya lain. Perubahan kebudayaan terjadi disebabkan oleh adanya salah satu atau beberapa unsur budaya yang tidak berfungsi lagi, sehingga menimbulkan gangguan keseimbangan didalam masyarakat. Perubahan dalam kebudayaan mencakup semua bagian yaitu : kesenian, ilmu pengetahuan, teknologi dan filsafat bahkan perubahan dalam bentuk juga aturan-aturan organisasi sosial. Perubahan kebudayaan akan berjalan terus-menerus tergantung dari dinamika masyarakatnya.
Berdasarkan informasi yang didapat, berikut adalah faktor-faktor yang mendorong dan menghambat perubahan kebudayaan :
a) Mendorong perubahan kebudayaan
i. Adanya unsur-unsur kebudayaan yang memiliki potensi mudah berubah, terutama unsur-unsur teknologi dan ekonomi ( kebudayaan material).
ii. Adanya individu-individu yang mudah menerima unsur-unsur perubahan kebudayaan, terutama generasi muda.
iii. Adanya faktor adaptasi dengan lingkungan alam yang mudah berubah.
b) Menghambat perubahan kebudayaan
i. Adanya unsur-unsur kebudayaan yang memiliki potensi sukar berubah seperti :adat istiadat dan keyakinan agama ( kebudayaan non material)
ii. Adanya individu-individu yang sukar menerima unsur-unsur perubahan terutama generasi tua yang kolot.
Ada juga faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan kebudayaan :
  1. Faktor Internal
    perubahan demografis, konflik sosial, bencana alam, perubahan lingkungan alam
2. Faktor Eksternal
- Perdagangan
- Penyebaran Agama
- Peperangan
I. Kaitan Manusia Dan Kebudayaan
Hubungan antara manusia dan kebudayaan adalah manusia sebagai perilaku kebudayaan. Kebudayaan merupakan obyek yang dilaksanakan manusia.Manusia dan kebudayaan saling terikat satu dengan yang lain. Kebudayaan diciptakan manusia lalu kebudayaan itu sendiri yang mengatur manusia.Sehingga manusia dan kebudayaan merupakan satu kesatuan.
Manusia sebagai perilaku kebudayaan. Kebudayaan merupakan objek yang dilaksanakan manusia. Dalam sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal, maksudnya bahwa walaupun keduanya berbeda tetapi keduanya merupakan satu kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan, dan setelah kebudayaan tercipta maka kebudayaan mengatur hidup manusia agar sesuai dengannya. Tampak bahwa keduanya akhirnya merupakan satu kesatuan.

Senin, 05 Maret 2012

Pengertian , Tujuan Dan Ruang Lingkup IBD

Ilmu budaya dasar atau yang dalam bahasa inggrisnya berarti basic humanities dalam pengertian mudahnya bisa dikatakan ilmu yang mempelajari tentang dasar-dasar kebudayaan. Namun bila kita mengartikannya lebih spesifik ilmu budaya dasar ialah ilmu yang mempelajari tentang pengetahuan dasar, pengertian umum serta pemahaman tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
Ilmu budaya dasar atau basic humanities sebenarnya merupakan dari istilah bahasa inggris yaitu "the humanities". Adapun istilah humanities itu sendiri berasal dari bahasa latin humnus yang artinya manusia, berbudaya dan halus. Dari artinya saja bisa kita simpukan bahwa ilmu budaya dasar mengajarkan pada kita untuk dapat menjadi manusia yang lebih dapat memahami nilai-nilai manusia itu sendiri sehingga kita dapat menjadi lebih manusiawi, lebih berbudaya, dan lebih halus pada sesama manusia.

- Tujuan Ilmu Budaya Dasar

Pada hakekatnya ilmu budaya dasar bertujuan untuk melatih kita lebih peka terhadap berbagai masalah ataupun gejala yang terjadi dalam lingkungan. Khususnya masalah-masalah mengenai kebudayaan serta kemanusiaan. Hingga dapat membuat kita dapat membentuk serta mengembangkan kepribadian kita. Selain itu, juga dapat pula memperluas wawasan perhatian kita akan lingkungan sehingga dapat membuat kita lebih tanggap dan juga dapat lebih kritis akan permasalahan kebudayaan dan kemanusiaan disekeliling kita. Dengan begitu kita dapat menjadi manusia yang lebih intelektual terutama dalam hal cara pandang akan nilai-nilai budaya dan kemanusiaan.

- Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar

Bisa dikatakan ruang lingkup ilmu budaya dasar pastinya ialah tidak terlepas dari masalah-masalah manusia dan kebudayaannya. Melihat dari susunan tujuannya, terdapat dua masalah inti yang dapat digunakan sebagai bahan pertimbangan untuk menentukan ruang lingkup dari ilmu budaya dasar yaitu :

1) Berbagai aspek kehidupan yang seluruhnya merupakan ungkapan masalah kemanusiaan dan budaya yang dapat didekati dengan menggunakan pengetahuan budaya (the humanities), baik dari segi masing-masing keahlian (disiplin) didalam pengetahuan budaya, maupun secara gabungan (antar bidang) berbagai disiplin dalam pengetahuan budaya.
2) Hakekat manusia yang satu atau universal, akan tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat.

Bisa dibilang ilmu budaya dasar ialah ilmu yang memposisikan manusia sebagai objek utama dalam pengkajiaannya. Yaitu hubungan manusia dengan alam, sesema serta hubungannya dengan dirinya sendiri dan dengan "Sang Pencipta". Dari hal itulah dapat kita kembangkan bahwa pokok-pokok bahasan dalam ilmu budaya dasar meliputi :

1. Manusia dan cinta kasih
Mempelajari tentang kasih sayang, pemujaan dan kemesraan.
2. Manusia dan Keindahan
Mempelajari tentang renungan, kehalusan dan keserasian.
3. Manusia dan Penderitaan
Mempelajari tentang rasa sakit, kesyahidan, siksaan, dan kesengsaraan.
4. Manusia dan keadilan
Mempelajari tentang kejujuran, pemulihan nama baik dan pembalasan.
5. Manusia dan Pandangan hidup
Mempelajari tentang cita-cita dan kebajikan.
6. Manusia dan tanggungjawab serta pengabdian
Mempelajari tentang kesadaran dan pengorbanan.
7. Manusia dan kegelisahan
Mempelajari tentang keterasingan, ketidakpastian dan kesepian.
8. Manusia dan harapan
Mempelajari tentang kepercayaan dan harapan.


Selasa, 20 Desember 2011

"Plagiarisme sebagai Pelanggaran UU Hak Cipta, Plagiarisme sebagai Pelanggaran Etika"

Plagiarisme sepertinya sudah menjadi tradisi di zaman sekarang ini. Sudah banyak sekali prilaku menjiplak atau mengambil karya millik orang lain tanpa izin dan mengakuinya sebagai karya sendiri. Bisa di bilang plagiarisme sebagai pelanggaran UU hak cipta. Sesuai yang tersirat pada UU No. 19 Tahun 2002 tentang Hak Cipta, Terutama apabila karya tersebut telah dipatenkan. Sebab, dengan kita menjiplak atau bahkan bisa juga disebut mencuri hasil karya orang lain tanpa izin. Bisa dibilang kita telah merugikan sang pemilik karya tersebut.
Plagiarismepun dapat dikatakan sebagai pelanggaran etika. Sebagai seorang manusia kita telah diajari apa itu etika. Termaksut etika apabila kita ingin menggunakan suatu hasil karya milik orang lain, baik dalam bentuk tulisan atau yang lain. Dengan kita menjiplak karya orang lain tanpa izin saja sudah menunjukkan bahwa kita telah melakukan pelanggaran etika. Bisa dibayangkan betapa marah atau kecewa serta sedihnya sang pemilik karya jika tahu karyanya telah dijiplak oleh kita bahkan diakui sebagai karya buatan kita. Padahal dia telah dengan susah payah membuat karya tersebut.

Melihat makin maraknya plagiarisme maka dibutuhkanlah solusi - solusi seperti :
- Yang paling penting adalah menumbuhkan kesadaran dalam diri sendiri sebagai anti Plagiarisme. Sebab, segalanya harus berawal dari diri sendiri.
- Sosialisasi dari pemerintah tentang apa itu palgiarisme larangan menjiplak karya orang lain tanpa izin kepada masyarakat. Dengan begitu, masyarakat akan lebih tanggap.
- Hukum yang tegas terhadap para pelaku plagiarisme. Dengan begitu, dapat membuat para pelaku plagiarisme akan berpikir ulang untuk menjiplak karya orang lain.
- Menumbuhkan jiwa kreatif pada diri sendiri. Dengan adanya jiwa kreatif kita jadi tidak perlu menjiplak karya orang lain. Sebab, kitapun dapat membuat karya hasil buatan kita sendiri.

Senin, 14 November 2011

Hubungan Antara Negara Dan Hukum


Antara negara dan hukum seperti suatu hal yang tidak dapat dipisahkan. Karena dalam suatu negara dibutuhkan hukum yang berguna untuk menertibkan dan mengatur serta mencegah dari hal - hal yang melanggar hukum seperti anarkisme, KKN, dan lain sebagainya.
Dengan adanya hukum minimal dapat mengurangi tingkat pelangggaran pada masyarakat seperti kriminalitas dan tindak asusila hingga dapat membuat dalam suatu negara terjadi ketentraman pada diri masyarakat serta perasaan tenang dalam melakukan suatu kegiatan baik dalam mengutarakan pendapat, serta hak untuk mendapat perlindungan hukum. Selain, itu hukum pada suatu negara bersifat memaksa. Itu dimaksudkan mau tidak mau kita sebagai warga negara harus mengikuti peraturan hukum pada negara yang kita tempati. Walaupun begitu, hukum tersebut dimaksudkan untuk memberikan efek jera bagi para pelaku pelanggaran hukum.

Share

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More